Bengkulu – Seorang guru atas nama Romiyana (56), asal Musi Rawas, Sumsel, menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Curup-Lubuklinggau, Jumat sore (1/5/2026). Akibat perampokan itu korban mengalami kerugian hingga Rp93 juta. Kasus perampokan ini tengah ditangani Polres Rejang Lebong Bengkulu.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M Hasan Basri, Sabtu (2/5/2026) mengatakan, kejadian perampokan itu dialami korban saat sedang dalam perjalanan menuju Kota Curup.
“Tempat kejadian perkara berada di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong. Akibat peristiwa ini, korban kehilangan harta benda dengan total kerugian mencapai Rp93,3 juta,” katanya.
Hasan menjelaskan, rincian kerugian korban meliputi perhiasan emas seberat 36 gram, satu unit telepon genggam, uang tunai Rp800 ribu, serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, kartu BPJS, kartu pegawai, dan NPWP yang disimpan di dalam tas.
Kejadian itu bermula saat korban bersama suaminya berangkat dari kediaman mereka menuju rumah anaknya di Rejang Lebong. Sekitar pukul 17.45 WIB, mobil yang mereka kendarai mengalami gangguan mesin (overheat), sehingga harus berhenti di depan sebuah Pertashop di Desa Cahaya Negeri untuk mengisi air radiator.
Setelah kendaraan diperbaiki dengan bantuan warga setempat, sekitar pukul 18.15 WIB, kata dia, suami korban bermaksud menemui warga tersebut untuk mengucapkan terima kasih. Di saat yang bersamaan, korban keluar dari mobil untuk berpindah tempat duduk dari kursi belakang ke kursi depan sambil menyandang tas.
“Saat itulah korban dihampiri satu orang tidak dikenal yang berpura-pura menanyakan alamat. Sebelum sempat dijawab, pelaku langsung merebut tas korban dan melarikan diri bersama rekannya yang sudah menunggu tidak jauh dari lokasi,” katanya.
Terduga pelaku berjumlah dua orang dan saat ini masih dalam pengejaran petugas dari Polsek Sindang Kelingi serta Satreskrim Polres Rejang Lebong.

