Gunung Semeru Erupsi Lagi Semburkan Abu Vulkanik 1.000 Meter

Gunung Semeru kembali erupsi pada Selasa (10/2/2026), pukul 07.32 WIB dengan kolom abu mencapai 1.000 Meter.

Lumajang – Gunung Semeru di Lumajang Jatim kembali erupsi pada Selasa (10/2/2026), pukul 07.32 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Liswanto mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar lokasi untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

“Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” katanya.

Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sepanjang 2026, Gunung Semeru tercatat sudah meletus sebanyak 280 kali. Hingga hari ini, Selasa (10/2/2026), Gunung Semeru masih berstatus Siaga (Level III).

Aktivitas Gunung Semeru

Berdasarkan data PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Selasa (10/2/2026), periode pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Semeru tercatat mengalami 28 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 67-166 detik, lalu 1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2 mm dan lama gempa 33 detik, serta 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2 mm, dan lama gempa 62 detik, kemudian 3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2-25 mm, S-P 12-70 detik dan lama gempa 32-138 detik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *