Iran bergerak menutup Selat Hormuz setelah serangan AS dan Israel. Pasar energi global bersiap hadapi risiko besar. Jakarta – Iran dilaporkan mengambil langkah untuk menutup Selat Hormuz menyusul serangan rudal yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu. Kapal-kapal di kawasan Teluk sudah menerima siaran radio frekuensi tinggi dari Garda Revolusi Iran yang memperingatkan bahwa kapal tidak akan diizinkan melintasi jalur perairan strategis tersebut.Dikutip dari Gulfnews, Sabtu (28/2/2026), Selat Hormuz yang terletak di Teluk Arab merupakan jalur pelayaran vital bagi sekutu Amerika Serikat dan pasar energi global. Ketegangan di kawasan ini meningkat tajam setelah serangan militer terhadap Iran.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516385/original/069456300_1772287142-AP26059240652017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516204/original/055153900_1772266390-2.jpg)