Hari Ketiga Perburuan, Polisi Dapat Petunjuk Penting

Jakarta – Polisi mengungkap perkembangan terbaru kasus penembakan terhadap anggota polisi, Brigpol (Anumerta) Arya Supena, yang tewas ditembak komplotan pencuri kendaraan bermotor di Bandar Lampung, pada Sabtu (9/5/2026) kemarin.

Memasuki hari ketiga penyelidikan, polisi menyebut identitas para pelaku mulai mengerucut. Tim khusus gabungan yang dibentuk Kapolda Lampung terus bergerak melakukan pengejaran intensif di sejumlah wilayah.

Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari mengatakan perkembangan penyelidikan diperkuat dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi serta modus kejahatan yang dilakukan pelaku.

“Dari tim khusus yang sudah dibentuk Bapak Kapolda masih terus melakukan pengejaran. Hasil pemeriksaan saksi-saksi yang sudah diambil keterangan semakin mengerucut, ditambah dengan modus yang dilakukan kedua pelaku,” kata Yuni, Senin (11/5/2026).

Dia bilang, penyekatan kini dilakukan secara masif oleh seluruh jajaran Polres dan Polsek di bawah Polda Lampung guna mempersempit ruang gerak pelaku.

“Penyekatan dilakukan oleh Polres-polres dan Polsek-polsek di jajaran Polda Lampung. Semuanya membantu agar pelaku tidak keluar dari Lampung,” ungkapnya.

Yuni mengungkapkan, tim gabungan sudah menyisir banyak lokasi selama tiga hari terakhir. Namun, ia belum membeberkan titik-titik pencarian yang telah dilakukan aparat.

“Sudah banyak lokasi yang disisir. Tim sudah berjuang selama tiga hari ini. Mudah-mudahan tinggal doa saja dari teman-teman media agar pelakunya bisa segera tertangkap,” katanya.

 

 

Upaya Perburuan Penembak Brigpol Arya

Terkait senjata api milik korban yang sebelumnya diduga hilang di lokasi kejadian, Yuni menyebut penanganannya masih menunggu hasil investigasi ilmiah kepolisian.

“Kalau berbicara tentang senpi tersebut, nanti ada yang menangani. Karena dalam menangani perkara ini ada proses crime scientific investigation dan memerlukan dokter forensik,” jelasnya.

Meski belum melibatkan kepolisian dari daerah lain, Polda Lampung memastikan seluruh proses pengejaran masih dikendalikan penuh oleh tim gabungan dari Jatanras Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polsek jajaran.

“Untuk saat ini belum melibatkan Polda lain. Semuanya masih dikendalikan Polda Lampung,” tegas Yuni.

Brigpol Arya Ditembak Komplotan Curanmor

Sebelumnya diberitakan, aksi heroik anggota Kepolisian Daerah (Polda) Lampung berakhir duka. Brigpol Arya Supena, anggota Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, gugur setelah terlibat duel maut dengan komplotan pencuri sepeda motor (curanmor) pada Sabtu pagi (9/5/2026).

Insiden berdarah yang menewaskan sang polisi terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, yakni di halaman parkir sebuah toko roti ternama di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh Liputan6.com, peristiwa bermula sekitar pukul 05.59 WIB. Seorang pelaku yang mengenakan helm tampak berjalan kaki memasuki area parkir toko, sementara rekannya bersiaga di pinggir jalan memantau situasi.

Tak berselang lama, Brigpol Arya Supena yang baru saja lepas piket tiba di lokasi untuk membeli roti. Saat itulah, ia memergoki pelaku yang sedang mengutak-atik lubang kunci motor milik karyawan toko.

“Korban yang mengetahui aksi tersebut langsung berupaya menghentikan pelaku. Sempat terjadi pergulatan dan perkelahian sengit di halaman parkir,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (9/5/2026).

Situasi berubah menjadi mencekam ketika pelaku yang terdesak mengeluarkan senjata api. Dalam jarak dekat, pelaku melepaskan tembakan yang tepat mengenai kepala korban pada pukul 06.01 WIB.

Brigpol Arya langsung terkapar bersimbah darah di lokasi kejadian. Meski sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis maksimal, nyawa korban tidak tertolong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *